Selamat datang kami ucapkan

Pak Kiai Paray dan kawan-kawan

kunjungan yang bapak berikan    

BAZNAS Gresik dapat kehormatan

BAZNAS Gresik dapat kemuliaan

 

BAZNAS Bekasi kebanggan kita

Pak Paray Said itu ketuanya

Orangnya handsome, bijaksana

BAZNAS Bekasi semakin jaya

seterusnya masuk surga.

 

—Mohammad Qosim, Wakil Bupati Gresik

 

Atas dasar predikat nominator BAZNAS Award 2018 untuk kategori Laporan Tahunan Terbaik, kami berkunjung ke BAZNAS Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu, 5 Desember 2018. Yang spesial, kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim.

Ketua BAZNAS Gresik H. Abdul Munif menyampaikan, Qosim merupakan ‘alumni’ BAZNAS Gresik yang kini menjabat wabup. Tak heran bila kebijakan pengumpulan ZIS sangat dirasakan di lingkungan ASN Pemkab Gresik. Sinergitas tersebut, bagi BAZNAS Gresik, adalah hal yang prinsip.

Hal senada disampaikan Qosim. Setelah menyenandungkan selawat ‘selamat datang’ kepada BAZNAS Kota Bekasi, pria asal Lamongan itu menceritakan perjuangan BAZNAS—yang masih BAZDA—semasa ia menjabat ketua. Katanya, dulu pengumpulan ZIS berada di kisaran Rp100 juta.

“Sekarang Rp6 sampai Rp7 miliar,” ujarnya.

Qosim kemudian menyitir QS Ali Imran ayat 34 tentang kriteria orang bertakwa; yaitu orang yang berinfak baik di saat lapang maupun sempit. Nilai-nilai keagamaan itulah yang senantiasa disampaikan dan menjadi ruh Pemkab Gresik yang bervisi “Terwujudnya Gresik yang Agamis…”

“Agamis sebab Gresik ini kota wali. Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ainul Yaqin (Sunan Giri), Fatimah binti Maimun, penyebar Islam pertama di bumi Nusantara, Sunan Prapen, dan Raden Santri. Maka kami berkepentingan memberikan perhatian kepada hal-hal yang bersifat ukhrowi,” jelas Qosim.

Kabupaten dengan 18 kecamatan tersebut, sejak menerapkan konsep ramah pada yang papa, yang diejawantahkan dengan kolaborasi Pemkab-BAZNAS Gresik dalam menyantuni fakir, miskin, dhuafa, dan yatim pada setiap event, menurut Qosim, berhasil meningkatkan PAD & APBD hingga miliaran.

Di akhir sambutan, Qosim kembali mengutip QS Al Munafiqun ayat 10: “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)-ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”

Penanggungjawab Simba BAZNAS Gresik Muhtadin menambahkan, terkait pengelolaan Simba, di BAZNAS Gresik ada pembagian tugas; input data muzakki adalah tugas bidang administrasi, sedangkan tugas input data distribusi dilakukan bidang pendistribusian. Kesemuanya di bawah kontrol bidang keuangan.

Yang membuat BAZNAS Gresik bagus di mata BAZNAS Indonesia, kata Muhtadin, adalah keistiqamahan dalam menginput data secara real time. Beberapa BAZNAS kota/ kabupaten lainnya memang melakukan input, tetapi tidak melakukan closing harian. Bagi BAZNAS Gresik, Simba sudah menjadi kebutuhan.

“Karena itu juga akan memudahkan kita untuk membuat laporan keuangan berbasis PSAK 109,” tukasnya. (sbi)